Heating Element untuk Temperatur Tinggi
Proses industri tertentu membutuhkan temperatur yang jauh lebih tinggi dibanding pemanasan menggunakan electric heater konvensional.
SiC heating element serta MoSi2 heating element merupakan dua jenis elemen pemanas yang banyak digunakan pada furnace maupun proses temperatur tinggi.
Keduanya memiliki karakteristik berbeda sehingga pemilihannya perlu menyesuaikan kondisi operasi.
Apa Itu SiC Heating Element?
SiC merupakan singkatan Silicon Carbide.
SiC heating element merupakan elemen pemanas berbahan silicon carbide yang memiliki kemampuan bekerja pada temperatur tinggi.
Elemen ini banyak digunakan pada furnace industri, kiln, laboratorium, serta berbagai proses heat treatment.
Bentuk SiC heater dapat berbeda tergantung desain furnace.
Apa Itu MoSi2 Heating Element?
MoSi2 merupakan singkatan Molybdenum Disilicide.
MoSi2 heating element dirancang untuk penggunaan pada temperatur sangat tinggi.
Elemen ini banyak ditemukan pada furnace yang membutuhkan temperatur kerja tinggi serta kontrol pemanasan yang stabil.
Bentuknya sering menyerupai huruf U dengan bagian terminal yang terhubung menuju sistem listrik furnace.
Perbedaan SiC dan MoSi2
Perbedaan utama keduanya terletak pada material, karakteristik temperatur, desain elemen, serta kebutuhan operasional.
SiC heating element banyak digunakan pada furnace industri dengan temperatur tinggi serta tersedia dalam berbagai konfigurasi.
MoSi2 heating element biasanya dipilih ketika proses membutuhkan temperatur yang lebih tinggi lagi.
Pemilihan elemen sebaiknya tidak hanya berdasarkan temperatur maksimum. Kondisi atmosfer furnace, ukuran ruang pemanasan, konfigurasi daya, serta desain mounting juga perlu diperhatikan.
Aplikasi SiC dan MoSi2 Heating Element
Heating element ini banyak digunakan pada:
- Industrial furnace
- Laboratory furnace
- Heat treatment
- Ceramic firing
- Kiln
- Metal processing
- Glass processing
- Material testing
- Proses pemanasan temperatur tinggi
Setiap furnace dapat menggunakan ukuran serta spesifikasi elemen yang berbeda.
Informasi yang Dibutuhkan Saat Mengganti Heating Element
Penggantian SiC atau MoSi2 heating element akan lebih mudah ketika spesifikasi elemen lama masih tersedia.
Informasi yang sebaiknya disiapkan meliputi:
- Jenis heating element
- Diameter
- Panjang total
- Panjang heating zone
- Jarak terminal
- Tegangan
- Daya
- Bentuk elemen
- Temperatur operasi
Foto elemen lama serta drawing juga dapat membantu proses identifikasi.
SiC dan MoSi2 Heating Element Selatama
PT Selatama Indo Abadi menyediakan kebutuhan SiC heating element serta MoSi2 heating element untuk furnace dan aplikasi temperatur tinggi.
Kebutuhan dapat dikonsultasikan berdasarkan ukuran, bentuk, daya, voltage, temperatur kerja, serta spesifikasi furnace.
Hubungi Selatama untuk membantu mengidentifikasi heating element yang sesuai dengan kebutuhan sistem Anda.