sales@selatama.com
+62 852-2009-5709

Stainless Steel Grid Braking Resistor Fungsi Konstruksi dan Aplikasinya

Stainless Steel Grid Braking Resistor Infographic webp

Stainless steel grid braking resistor merupakan braking resistor yang menggunakan elemen resistif berbentuk grid atau plate untuk mengubah energi regeneratif menjadi panas pada sistem dynamic braking.

Konstruksi grid banyak digunakan pada aplikasi industri yang membutuhkan kemampuan menangani energi braking tinggi, arus besar, operating cycle berulang, serta kondisi mekanis yang lebih berat dibanding aplikasi resistor elektronik biasa.

Ohmite menjelaskan bahwa grid plate resistor dibuat dari rangkaian stainless steel plates yang dipasang pada steel rods dan dihubungkan untuk memperoleh nilai resistance yang dibutuhkan. Seri GP mereka digunakan pada high-power dan high-energy applications, termasuk dynamic braking. Ohmite

PT Selatama Indo Abadi menyediakan Stainless Steel Grid Braking Resistor untuk kebutuhan crane, hoist, material handling, heavy-duty motor drive, conveyor, serta berbagai aplikasi industri dengan spesifikasi resistance, power, duty cycle, cooling, enclosure, dan konfigurasi yang dapat disesuaikan. selatama.com

Lihat Stainless Steel Grid Braking Resistor Selatama

Apa Itu Stainless Steel Grid Braking Resistor?

Stainless steel grid braking resistor menggunakan elemen resistif berbentuk plate atau grid logam.

Elemen tersebut disusun menjadi sebuah resistor assembly sehingga menghasilkan nilai resistance dan kemampuan power tertentu.

Pada salah satu konstruksi industrial grid resistor, individual stainless steel plates dipasang dengan isolasi pada steel rods. Plate kemudian dihubungkan sehingga membentuk jalur resistif sesuai resistance yang dibutuhkan. Ohmite menyebut AISI 304 sebagai material utama pada GP Series mereka, walaupun material lain juga dapat digunakan tergantung desain. Ohmite

Konstruksi lain menggunakan stamped grid technology, yaitu resistive plates yang dibentuk kemudian disusun secara modular menggunakan steel rods dan ceramic insulating rings. Teknologi seperti ini juga digunakan untuk dynamic braking dan brake chopper applications. Ohmite

Karena bentuk dan konstruksinya berbeda dari wirewound resistor, grid resistor mempunyai karakteristik mechanical dan thermal yang berbeda.

Cara Kerja Grid Resistor pada Dynamic Braking

Saat motor berdeselerasi, energi mekanis dari motor dan load dapat kembali menuju DC bus VFD sebagai regenerative energy.

Jika sistem menggunakan dynamic braking, brake chopper akan mengalirkan energi tersebut menuju braking resistor.

How Grid Braking Resistors Work webp

Alurnya dapat digambarkan secara sederhana:

Motor → Regenerative Energy → DC Bus → Brake Chopper → Grid Braking Resistor → Heat

Grid resistor kemudian mengubah energi listrik tersebut menjadi panas.

Panas harus dapat dilepaskan ke lingkungan melalui luas permukaan elemen, airflow, enclosure ventilation, atau forced cooling jika desain membutuhkannya.

Karena itu braking resistor bukan hanya komponen electrical.

Desain thermal mempunyai peran yang sama pentingnya.

Pelajari cara kerja Brake Chopper pada VFD

Bagaimana Konstruksi Stainless Steel Grid Resistor?

Grid resistor biasanya terdiri dari beberapa komponen utama.

Stainless Steel Grid Resistor Exploded Diagram webp

Resistive Grid Element

Bagian ini merupakan jalur resistif utama.

Bentuknya dapat berupa plate, stamped grid, atau serpentine element tergantung manufacturing method.

Grid dirancang agar mempunyai electrical resistance sekaligus luas permukaan untuk membantu pelepasan panas.

Insulator

Setiap resistive element harus diisolasi secara electrical dari supporting structure.

Ceramic insulators atau ceramic rings dapat digunakan karena memiliki electrical insulation dan kemampuan temperatur yang sesuai pada desain power resistor tertentu.

Ohmite SGM Series, misalnya, menggunakan several resistive plates yang dipasang pada steel rods dan dipisahkan menggunakan ceramic rings. Ohmite

Steel Rod atau Support

Rod berfungsi menjaga posisi grid element secara mekanis.

Konstruksi perlu mempertimbangkan ekspansi thermal, vibration, serta mechanical strength.

Terminal

Terminal menjadi titik hubungan resistor dengan braking circuit.

Ukuran dan konfigurasi terminal perlu disesuaikan dengan current dan mechanical requirement.

Enclosure

Resistor grid dapat dipasang pada open frame atau enclosure.

Ohmite GP Series menawarkan konfigurasi open frame, IP20, dan IP23. Ohmite

Halaman produk Selatama juga mencantumkan pilihan enclosure seperti galvanized steel atau stainless steel serta opsi natural atau forced-air cooling untuk desain grid resistor. selatama.com

Mengapa Grid Resistor Cocok untuk Heavy Duty?

Grid construction menarik untuk heavy-duty applications karena resistive element dapat dibuat dalam bentuk modular dan mempunyai luas permukaan yang relatif besar.

Beberapa grid dapat digabungkan menjadi resistor assembly untuk mendapatkan resistance dan power tertentu.

Konstruksi tersebut cocok untuk sistem yang membutuhkan:

  • braking energy tinggi,
  • high current,
  • repetitive braking,
  • mechanical robustness,
  • modular resistor bank,
  • natural atau forced-air cooling.

Namun istilah heavy duty tidak berarti setiap grid resistor otomatis dapat digunakan pada seluruh heavy-duty application.

Resistance, peak power, energy capacity, duty cycle, ambient temperature, airflow, dan braking duration tetap harus dihitung.

Resistance pada Stainless Steel Grid Braking Resistor

Resistance menentukan besarnya current pada braking circuit.

Nilai tersebut harus mengikuti allowable resistance pada VFD atau external braking unit.

ABB mendefinisikan Rmin sebagai minimum allowed resistance yang dapat dihubungkan ke brake chopper. ABB juga memberikan peringatan agar resistor di bawah minimum resistance tidak digunakan karena drive dan internal chopper dapat mengalami overcurrent. ABB Library

Jadi memilih resistance lebih rendah hanya untuk mendapatkan braking yang dianggap lebih kuat bukan pendekatan yang tepat.

Manual drive tetap menjadi acuan utama.

Power Rating dan Braking Energy

Power rating grid resistor tidak boleh dibaca hanya sebagai satu angka tanpa konteks.

Sistem braking dapat mempunyai:

  • peak braking power,
  • average braking power,
  • short-time energy,
  • continuous dissipation.

ABB bahkan memisahkan maximum braking capability, resistor energy capacity, serta continuous heat dissipation dalam data braking resistor. ABB Library

Dua resistor dengan nominal power yang sama belum tentu mempunyai kemampuan thermal dan energy handling yang sama.

Duty Cycle Sangat Penting

Duty cycle menggambarkan berapa lama resistor bekerja dibandingkan dengan keseluruhan cycle.

Danfoss memberikan contoh brake resistor dengan duty cycle 5%, 10%, dan 40%.

Pada duty cycle 10%, resistor menyerap braking power selama sekitar 10% dari cycle time. Sisa waktunya digunakan untuk membuang panas. Danfoss

Karena itu aplikasi seperti crane atau hoist yang melakukan braking berulang harus dianalisis berbeda dari motor yang hanya berhenti beberapa kali per jam.

Intermittent dan Continuous Duty

Grid braking resistor dapat dirancang untuk intermittent maupun continuous operation tergantung construction dan cooling.

Namun peak power tidak boleh langsung dianggap sebagai continuous power.

ABB pada ACS580-04 menyebut braking sebagai continuous pada kondisi yang dibahas ketika braking time melebihi 30 detik. Manual tersebut juga memisahkan continuous braking power dan short-energy capability. ABB Library

Definisi aktual harus tetap mengikuti manufacturer dan resistor yang digunakan.

Cooling pada Grid Braking Resistor

Seluruh energi yang diterima resistor pada akhirnya menjadi panas.

Grid resistor karena itu perlu mempunyai airflow yang memadai.

Cooling dapat berupa:

Natural air cooling

Udara bergerak secara alami melalui resistor assembly.

Forced air cooling

Fan atau blower digunakan untuk meningkatkan heat dissipation.

Pilihan cooling tidak boleh ditentukan hanya berdasarkan physical size resistor.

Braking cycle, ambient temperature, enclosure, power dissipation, dan installation location juga perlu diperhitungkan.

Stainless Steel Grid Braking Resistor untuk Crane dan Hoist

Crane dan hoist merupakan salah satu aplikasi yang cocok untuk mempertimbangkan grid braking resistor.

Saat beban diturunkan, motor dapat bekerja sebagai generator.

Gerakan trolley atau bridge juga dapat menghasilkan regenerative energy ketika motor melakukan deceleration.

Operating pattern crane sering terdiri dari acceleration, running, braking, stop, kemudian cycle berulang.

Duty cycle resistor karena itu dapat cukup tinggi.

Baca Braking Resistor untuk Crane dan Hoist

Grid Braking Resistor untuk Port Crane dan Material Handling

Port crane, container handling equipment, gantry crane, serta material handling system dapat mempunyai motor berdaya besar dan repetitive braking.

Grid resistor bank dapat menjadi salah satu konstruksi yang dipertimbangkan ketika aplikasi membutuhkan high-energy dynamic braking.

Kondisi seperti ambient temperature, salt atmosphere, corrosion exposure, vibration, enclosure protection, dan maintenance access juga perlu dianalisis pada aplikasi pelabuhan.

Grid Braking Resistor untuk Conveyor

Conveyor horizontal dengan inertia besar dapat menghasilkan regenerative energy ketika dihentikan.

Downhill conveyor mempunyai kondisi berbeda karena gaya gravitasi dapat terus mendorong load.

Motor dapat memasuki regenerative condition selama operasi tertentu, bukan hanya saat stopping.

Kebutuhan resistor karena itu perlu mempertimbangkan load profile dan braking duration.

Grid Resistor untuk Heavy Duty Motor Drive

Heavy-duty industrial drives seperti rolling machinery, centrifuge, industrial fan, test equipment, dan machinery dengan inertia tinggi dapat menghasilkan braking energy yang signifikan.

Grid resistor dapat disusun menjadi bank untuk menangani kebutuhan resistance dan thermal capacity yang lebih besar.

Pemilihannya tetap harus mengacu pada drive dan mechanical operating cycle.

Grid Resistor untuk Wound Rotor Motor

Grid resistor juga mempunyai sejarah penggunaan pada resistance control dan motor starting applications.

Namun resistor untuk rotor resistance control dan braking resistor pada VFD tidak boleh dianggap mempunyai fungsi serta sizing yang identik.

Electrical configuration dan operating requirement harus ditentukan sesuai sistem yang digunakan.

Stainless Steel Grid vs Wirewound Braking Resistor

Keduanya dapat digunakan pada dynamic braking, tetapi konstruksinya berbeda.

ParameterStainless Steel GridWirewound
Elemen resistifGrid / plateResistance wire
KonstruksiModular gridWire pada ceramic support
High-energy applicationSangat umumTergantung desain
Resistor bankSangat sesuaiBisa digunakan
Mechanical constructionRobustBervariasi
Custom resistanceBisaBisa
CoolingNatural / forcedNatural / forced tergantung desain

Wirewound bukan otomatis lebih kecil atau grid otomatis lebih kuat.

Pemilihannya harus berdasarkan requirement aktual.

Stainless Steel Grid vs Edgewound

Edgewound resistor menggunakan resistance strip atau ribbon yang dililitkan dengan posisi edge.

Grid resistor menggunakan plate atau stamped resistive elements.

Perbedaan geometry menghasilkan karakter thermal, electrical, dan mechanical yang berbeda.

Pemilihan dapat mempertimbangkan:

  • current,
  • resistance,
  • power,
  • energy,
  • duty cycle,
  • airflow,
  • physical space,
  • mechanical vibration,
  • environmental condition.

Grid Resistor dan Resistor Bank

Stainless steel grid sangat sering digunakan sebagai resistor bank element.

Beberapa grid dapat disusun secara series atau parallel untuk memperoleh electrical specification yang dibutuhkan.

Series digunakan untuk meningkatkan total resistance.

Parallel dapat meningkatkan current capability dan menurunkan equivalent resistance.

Combination series-parallel dapat digunakan ketika desain membutuhkan keduanya.

Namun konfigurasi resistor bank tidak boleh ditentukan hanya dengan membagi total Watt dengan jumlah elemen.

Electrical resistance dan current distribution tetap harus dihitung.

Apa yang Terjadi Jika Grid Resistor Terlalu Kecil?

Grid resistor dengan thermal capacity yang tidak mencukupi dapat mengalami overheating.

Masalah dapat muncul sebagai:

  • element deformation,
  • local hot spot,
  • oxidation berlebihan,
  • terminal overheating,
  • insulator damage,
  • thermal protection trip,
  • resistor failure.

Overheating juga dapat terjadi walaupun nominal power terlihat cukup apabila braking frequency meningkat atau cooling tidak memadai.

Baca penyebab Braking Resistor Overheat

Apakah Grid Resistor Cocok untuk Natural Cooling?

Bisa, tergantung power density dan desain.

Grid construction mempunyai permukaan terbuka yang dapat membantu airflow.

Namun natural cooling mempunyai batas.

Resistor bank dengan thermal load besar dapat membutuhkan enclosure ventilation atau forced air.

Selatama mencantumkan natural dan forced-air cooling sebagai opsi konfigurasi pada Stainless Steel Grid Braking Resistor. selatama.com

Spesifikasi Stainless Steel Grid Braking Resistor Selatama

Pada halaman produk Selatama, Stainless Steel Grid Braking Resistor tersedia dengan spesifikasi customizable.

Rentang yang tercantum saat ini meliputi power 1 kW sampai 2000 kW, resistance 0,05 Ω sampai 100 Ω, tolerance ±5% atau ±10%, pilihan short-time, intermittent, atau continuous duty, serta natural maupun forced-air cooling. Enclosure dapat dikonfigurasi untuk IP20, IP23, atau custom requirement. selatama.com

Spesifikasi final tetap perlu dikonfirmasi berdasarkan aplikasi dan desain aktual.

Data yang Dibutuhkan untuk Custom Grid Braking Resistor

Data awal yang sebaiknya disiapkan:

  1. Brand dan model VFD atau braking unit.
  2. Supply voltage.
  3. Motor power.
  4. Required resistance.
  5. Required braking power.
  6. Peak braking power jika diketahui.
  7. Braking time.
  8. Duty cycle.
  9. Cycle time.
  10. Jenis load dan mesin.
  11. Ambient temperature.
  12. Natural atau forced cooling.
  13. Maximum available dimension.
  14. Required enclosure.
  15. Mounting arrangement.
  16. Foto dan nameplate resistor existing jika replacement.

Informasi tersebut jauh lebih berguna daripada hanya menyebut motor kW.

Stainless Steel Grid Braking Resistor Custom dari Selatama

PT Selatama Indo Abadi melayani kebutuhan grid braking resistor berdasarkan electrical dan mechanical specification aplikasi.

Customization dapat meliputi resistance, power, grid configuration, jumlah element, duty cycle, cooling, enclosure, mounting, terminal, serta dimension.

Grid braking resistor dapat digunakan untuk crane, hoist, port equipment, conveyor, heavy-duty motor drive, material handling, serta aplikasi industri lainnya. selatama.com

Konsultasi Stainless Steel Grid Braking Resistor

Data untuk Permintaan Penawaran

Saat meminta penawaran, kirimkan minimal:

nilai Ohm, power, VFD model, motor power, braking time, duty cycle, aplikasi mesin, cooling method, dimensi maksimum, serta foto existing resistor jika tersedia.

Data tersebut membantu menentukan apakah kebutuhan lebih tepat menggunakan single grid assembly atau resistor bank.

Referensi Teknis

Artikel ini menggunakan dokumentasi produsen resistor dan drive sebagai referensi untuk konstruksi grid resistor, dynamic braking, resistance limit, braking power, duty cycle, dan heat dissipation.

Ohmite GP Series Grid Plate Resistor

Ohmite menjelaskan grid plate resistor sebagai rangkaian stainless steel plates yang dipasang pada steel rods dan dihubungkan untuk mencapai required resistance. Seri tersebut ditujukan untuk high-power dan high-energy applications seperti dynamic braking dan neutral grounding. Ohmite

Ohmite GP Series Grid Plate Resistor

Ohmite SGM Series

SGM Series menggunakan stamped grid technology dengan beberapa resistive plates pada steel rods yang dipisahkan ceramic rings. Ohmite menyebut dynamic braking, brake choppers, dan crowbars sebagai contoh aplikasinya. Ohmite

Ohmite SGM Series

ABB ACS580 Hardware Manual

ABB digunakan sebagai referensi mengenai minimum brake resistance, braking capability, resistor energy capacity, dan continuous heat dissipation. Resistance di bawah batas minimum yang ditentukan drive dapat menyebabkan overcurrent pada braking circuit. ABB Library

ABB ACS580 Hardware Manual

Danfoss Brake Resistor Design Guide

Danfoss digunakan sebagai referensi untuk braking time, peak power, resistance calculation, serta duty cycle. Dokumentasi mereka memberikan contoh resistor dengan 5%, 10%, dan 40% duty cycle. Danfoss

Danfoss Brake Resistor Design Guide

Catatan teknis: manual VFD, brake chopper, atau braking unit yang digunakan pada mesin aktual tetap menjadi referensi utama. Minimum resistance, braking power, voltage, duty cycle, dan thermal requirement berbeda antar manufacturer dan model drive.

FAQ Stainless Steel Grid Braking Resistor

Apa fungsi stainless steel grid braking resistor?

Grid braking resistor mengubah regenerative energy dari dynamic braking circuit menjadi panas.

Apa perbedaan grid resistor dan wirewound resistor?

Grid resistor menggunakan plate atau stamped resistive elements, sedangkan wirewound resistor menggunakan resistance wire yang dililitkan pada support.

Apakah grid resistor cocok untuk crane?

Bisa. Grid braking resistor banyak digunakan pada heavy-duty dynamic braking, termasuk crane dan material handling, selama resistance, power, duty cycle, serta thermal design sesuai.

Apakah grid braking resistor bisa digunakan untuk continuous duty?

Bisa pada desain yang memang mempunyai continuous thermal rating yang sesuai. Peak atau intermittent rating tidak boleh otomatis dianggap sebagai continuous rating.

Apakah grid resistor selalu menggunakan stainless steel?

Tidak selalu. Material resistive element bergantung pada desain. Ohmite GP Series menggunakan terutama AISI 304, tetapi menyebut material lain dapat tersedia. Ohmite

Apakah grid resistor membutuhkan fan?

Tidak selalu. Natural cooling dapat digunakan pada desain tertentu, sedangkan thermal load yang lebih tinggi dapat membutuhkan forced-air cooling.

Apakah resistance bisa dibuat custom?

Bisa. Nilai resistance dapat diperoleh melalui desain grid element dan konfigurasi assembly, selama tetap memenuhi minimum/maximum resistance dan braking requirement dari drive.

Penulis :

Dipublikasikan:
18 Oktober 2026
Diperbarui:
17 Oktober 2026

Butuh Braking Resistor dengan Spesifikasi Custom?

Konsultasikan kebutuhan resistance, daya, arus, dimensi, duty cycle, serta karakteristik aplikasi bersama tim Selatama.

Spesialis di bidangnya

Spesialis Braking Resistor

Custom Sesuai Kebutuhan

Dibuat sesuai kebutuhan aplikasi

Bergaransi

Dijamin kualitas dan ketahanannya

After Sales

Layanan after sales yang ramah dan maksimal